Dukungan Pemerintah

 
DUKUNGAN PEMERINTAH TENTANG PROGRAM I-GIST

Pidato Presiden Republik Indonesia

Pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Bapak H. E. Susilo Bambang Yudhoyono, pada Konfrensi Forest Indonesia 2011, menyatakan bahwa alternatif masa depan untuk memenuhi kebutuhan pangan, kayu, energi melalui hutan lestari dengan REDD+, merupakan bagian dari rencana pemerintah indonesia untuk menempatkan ekonomi Indonesia pada posisi 12 terbaik secara global pada tahun 2025. Hal ini dapat disimpulkan bahwa pemerintah Republik Indonesia saat ini sangat serius dan konsisten dalam melindungi hutan tropis Indonesia, yang merupakan sumber daya dan aset negara yang strategis untuk dijadikan sebagai sumber kemaslahatan bangsa indonesia dimasa mendatang.


Sambutan Menteri Lingkungan Hidup

"Pertama, saya ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan untuk saudara-saudara para GREEN WARRIOR, pahlawan lingkungan. Terima kasih karena apa yang dilakukan begitu LUAR BIASA! Dan untuk membuat perubahan itu dimulai dari orang-orang yang mempunyai komitmen untuk melakukan perubahan.Sesuai dengan nama PAHLAWAN LINGKUNGAN, GREEN WARRIOR, saudara-saudara pahlawan dalam melakukan perubahan itu. Apa yang saudara kerjakan ini memang LUAR BIASA, SMALL ACTION, BIG IMPACT untuk semua orang dan banyak sekali dampaknya. Tanam 1 pohon itu nilainya LUAR BIASA, nilai bagi kehidupan manusia, ibarat 1 pohon itu bisa menghidupkan 3 orang manusia. Jadi, kalau 1 pohon ditebang itu ibarat 3 manusia mati. 

Sehingga saudara melakukan gerakan menanam pohon ini adalah gerakan untuk kehidupan manusia. Planet bumi ini hanya satu tanggung jawab kita untuk menjaga dan memelihara bersama, yaitu bagian dari apa yang saudara-saudara lakukan dan kerjakan." "Saya bilang tadi SMALL ACTION dan GREAT IMPACT itu bahwa apa yang dikerjakan ini tidak hanya untuk lingkungan, tidak hanya untuk kita menjaga lingkungan, tapi ini untuk kepentingan manusia. Itu dalam kaitan dengan aspek ekonomi, ada nilai tambah ekonominya bagi masyarakat kita dan target manusia yang dipilih di kampung ini juga bagian dari upaya kita untuk bisa membuat keadilan, kesejahteraan bagi masyarakat di kampung-kampung. Selain itu, hal tersebut merupakan bagian dari upaya kita untuk menahan laju urbanisasi, ini penting sekali.

Masyarakat merasa tinggal di kota atau di kampung itu sama kalau dia punya penghasilan, yaitu penghasilan yang didapat di kampung tetapi kalau tidak ada dia pasti move ke kota. Sehingga yang dilakukan oleh saudara-saudara ini penting sekali untuk bisa memberi kesempatan itu, ada pekerjaan, ada pendapatan sehingga mereka bisa tinggal di kampungnya. SAYA MEMBERIKAN SELAMAT UNTUK SAUDARA-SAUDARA, SELAMAT BERJUANG, KITA SAMA-SAMA BERJUANG UNTUK MENJAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP KITA, JUGA UNTUK GENERASI KITA YANG AKAN DATANG, TERIMA KASIH...."






Sambutan Bapak Walikota Tebing Tinggi

Becana yang terjadi di muka bumi ini, bukanlah kesalahan dari Tuhan atau dari alam semata tapi juga di akibatkan sebagian besar adalah andil dari tangan-tangan manusia. Tangan-tangan inilah yang memotong pohon-pohon, memotong tanaman, kemudian tidak melakukan penanaman atau reboisasi kembali sehingga menyebabkan mala petaka banjir. Ini juga tantangan untuk kita yang ada di Tebing Tinggi ini, bayangkan jika setiap orang, satu orangnya tinggal di satu rumah lama-lama lahan kita habis, maka kita harus cerdas. Jika sungai ini kering air minum kita pasti terganggu, mati lampu saja kita ribut, bayangkan jika tidak ada lagi air minum mungkin kita jauh lebih ribut lagi karena tidak ada yang di pakai untuk kehidupan kita lagi.

maka hari ini saya kagum kepada Kodam I Bukit Barisan yang demikian giatnya melakukan Go GREEN.. pohon yang di canangkan tidak ada hentinya tiap hari kodam I Bukit Barisan menanam pohon di dataran sepanjang Danau toba. itu harus kita lihat kenapa Bpk TNI bisa?, karena mereka sadar, bukan karena perintah, yang kedua yang kita lakukan ini kita tinggalkan untuk generasi mendatang.

Hari ini kita berkumpul karena lahan ini adalah salah satu lahan kritis yang di deteksi oleh Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai Padang. Sebagai daerah yang harus diperhatikan penghijauannya. Bpk. Hendrayana dari PT Global Agro Bisnis (IGIST) mereka luar biasa GREEN WARRIOR pejuang untuk penghijauan. mereka mengajak kita masyarakat Tebing Tinggi, untuk jadi masyarakat yang cerdas, melindungi keluarganya, melindungi lingkungannya, dengan menanam pohon tetapi juga memperhatikan ekonominya. Akhirnya mari kita pelihara semangat kita untuk menghijaukan lingkungan, dan saya berharap IGIST menjadi motivator generasi muda tebing tinggi, memberi keteladanan bagi masyarakat.
 





Penjelasan Pohon Jabon Oleh Bapak DADAN SJAFARI, SE

Ada Empat Faktor yang menentukan target keberhasilan dalam penanaman pohon jabon:

1. Pemilihan Bibit, Bibit jabon ini merupakan bibit yang berasal dari biji buah Majemuk.

2. Pola Tanam, Pola tanam yang di gunakan menggunakan sistem legowo1, yang mana dalam sistem legowo1 ini satu Cluster di dalam 1 Ha Tanah.
3. Metode Pola Penanaman dan pemeliharaan intensif.
4. Pemberian pupuk dasar organik.






Green Warroir Income Generator "Bali TV"

Program i-gist PT. Global Media Nusantara lebih di kenal dengan green warrior income generator. Program i-gist ini di ciptakan untuk memperdayakan masyarakat melalui gerakan penghijauan sebagai bisnis multi manfaat yang hasilnya sangat menguntungkan. Kegitan ini sangat mudah dimana setiap orang dapat menjadi green warrior dengan menanam pohon sekaligus berbisnis mandiri, Bermodal kecil dengan hasil luar biasa.

I-gist telah beredukasi dengan baik siapa saja dapat menjadi seorang penyelamat lingkungan dengan penghasilan tak terbatas tanpa harus memikirkan kepamilikan lahan, Karena lahan telah di sediakan termasuk perawatan hingga masa panen. Usai panen i-gist sudah memiliki kontrak kerja sama jual beli dengan perusahaan-perusahaan bonafit, Sehingga setiap pemodal tinggal memetik keuntungan dari pendapatan hasil panen.